Bacaan Doa Melihat Hantu Agar Hantu Lari Tunggang Langgang

2 min read

Bacaan Doa Melihat Hantu – Manusia bukanlah satu-satunya makhluk yang diciptakan oleh Allah SWT. Sudah tertera jelas dalam Al – Qur’an bahwa Allah telah menciptakan jin dan manusia. Jin diciptakan terlebih dahulu sebelum manusia, namun sudah menjadi ketetapanNya bahwa manusia adalah sebaik-baiknya makhluk.

Bacaan Doa Melihat Hantu

Sebagaimana firman Allah SWT dalam surah Adz Dzariyat ayat 56 yang berbunyi:

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

Wa ma – khalaqtul-jinna wal-insa illa- liya’budu-n(i)

Artinya:

“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.” Q.S Az Zariyat ayat 56.

Dalam perjalanan hidupnya, jin bersifat sombong dan angkuh sehingga tidak mau menyembah dan beribadah kepada Allah, bahkan mereka berusaha menggoda manusia supaya ikut sesat dan keluar dari jalan Allah SWT.

Jin yang ingkar dan murtad lebih kita kenal dengan sebutan setan, iblis atau hantu yang selalu mengganggu manusia agar ingkar kepada Alllah, lalai menjalankan ibadah dan menjadi sekutu iblis sebagai penghuni neraka kelak.

Definisi Hantu

Apa yang Anda pikirkan ketika mendengar kata hantu?

Apakah langsung terbayangkan sosok pocong, kuntilanak, gendurwo, tuyung atau semacamnya? Menyeramkan, mengerikan, menakutkan, merinding adalah reaksi atau perasaan yang muncul ketika membicarakn soal hantu. Dari zaman dahulu hingga sekarang, pasti ada saja cerita tentang hantu yang turun menurun bukan?

Jangankan melihat, ketika mendengar hantu saja bagi sebagian orang itu sudah menjadi hal yang sangat menakutkan dan membuat bulu kuduk merinding. Meski demikian, ada juga sebagian orang yang tidak takut dengan hantu, dan justru penasaran sebenarnya seperti apa hantu itu.

Oleh karena itu, untuk memuaskan rasa penasaran kita maka kita dapat menyaksikan cerita-cerita atau film sebagai imajinasi dari bentuk hantu tersebut. berbagai film, sinetron bahkan layar lebar sering disuguhkan dalam layar kaca Indonesia atau bahkan luar negeri. Hal tersebut juga menjadi salah satu bukti bahwa keberadaan hantu memang diakui oleh dunia.

Menurut pengertian umum yang tersebar di masyarakat, hantu adalah ruh dari orang yang pernah hidup namun tidak memiliki ketenangan karena dosa yang dimilikinya teramat besar. Dalam imajinasi orang jawa, hantu memilik rupa dengan penamaan yang berbeda-beda, yaitu:

  • Banaspati
  • Wedon
  • Genderuwo
  • Bayi trek
  • Wewe Gombel
  • Kuntilanak
  • Biyung Tulung
  • Peri
  • Anja – Anja
  • Menthek
  • Tuyul
  • Buto Ijo
  • Lelepah
  • Jenglot
  • Gundul Pringis
  • Sundel Bolong
  • Jerangkong
  • Memedi Bandhoso
  • Jaelangkung

Hantu adalah sosok yang oleh beberapa orang dapat dilihat dengan mata telanjang. Percaya atau tidak, keberadaan hantu pernah disaksikan dengan jelas oleh banyak orang. Namun, tidak semua orang dapat melihat hantu, ada manusia dengan kelebihan (indra ke 6) yang dapat menyaksikan bahwa berkomunikasi dengan hantu.

Bacaan Melihat Hantu Agar Hantu Lari Tunggang Langgang

Sebagai seorang muslim, kita memang harus mempercayai bahwa hantu itu ada, namun tidak sepantasnya kita takut kepada hantu. Karena satu-satunya dzat yang pantas kita takuti hanyalah Allah SWT sebagai Pencipta serta Pemilik dunia seisinya.

Islam sendiri mengakui adanya hantu, dalam bahasa Arab hantu dikatakan sebagai “al-ghulu”. Nabi Muhammad SAW pun bersabda:

“Apabila tampak hantu di hadapan kalian, maka berserulah dengan adzan.” (HR. Muslim, Dawud, dan Nasa’i).

Dari hadist tersebut maka dapat disimpulkan bahwa bacaan atau doa ketika melihat hantu adalah dengan melafalkan adzan:

(٢x) اَللهُ اَكْبَرُ،اَللهُ اَكْبَرُ

(٢x) أَشْهَدُ اَنْ لاَ إِلٰهَ إِلَّااللهُ

(٢x) اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

(٢x) حَيَّ عَلَى الصَّلاَةِ

(٢x) حَيَّ عَلَى الْفَلاَحِ

(١x) اَللهُ اَكْبَرُ ،اَللهُ اَكْبَرُ

(١x) لَا إِلَهَ إِلَّااللهُ

Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (2x)
Asyhadu allaa illaaha illallaah. (2x)
Asyhadu anna Muhammadar rasuulullah. (2x)
Hayya‘alashshalaah. (2x)
Hayya‘alalfalaah. (2x)
Allaahu Akbar, Allaahu Akbar (1x)
Laa ilaaha illallaah. (1x)

Artinya:

Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. (2x)
Aku menyaksikan bahwa tiada Tuhan selain Allah. (2x)
Aku menyaksikan bahwa nabi Muhammad itu adalah utusan Allah. (2x)
Marilah Sholat.  (2x)
Marilah menuju kepada kejayaan.  (2x)
Allah Maha Besar, Allah Maha Besar. (1x)
Tiada Tuhan selain Allah. (1x)

Al – ghuul atau al- ghilan merupakan hantu yang menampakkan dirinya dengan menyerupai berbagai bentuk yang dapat mengejutkan serta menakutkan bagi siapa saja yang menyaksikannya. Dalam masyarakat jahiliah dahulu, al – ghuul merupakan wujud penjelmaan dari setan atau iblis yang biasa muncul di padang pasir untuk menggoda dan menyesatkan manusia.

Keyakinan tersebut sama seperti apa yang diyakini oleh masyarkat kita, namun hantu di lingkungan kita dianggap sebagi ruh dari manusia yang mati penasaran. Selain itu Umar bin Khatab pernah berkata:

“Sesungguhnya, jin-jin itu tidak bisa berubah bentuk dari wujud aslinya seperti saat diciptakan Allah Swt., tapi mereka mempunyai tukang sihir seperti halnya tukang sihir manusia.”

Yang Dilakukan Ketika Melihat Hantu

Lantas apa yang dilakukan ketika meilhat hantu?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, mengumandangkan adzan adalah ajaran sesuai dengan sunnah rasulullah SAW.  Hal ini bertujuan untuk menolak keburukan dari setan dengan menyerukan adzan, Nabi Muhammad bersabda:

Rasulullah bersabda:

إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ أَدْبَرَ الشَّيْطَان ، وَلَهُ ضُرَاطٌ حَتَّى لَا يَسْمَعَ التَّأْذِين فَإِذَا قُضِيَ النِّدَاءُ أَقْبَلَ، حَتَّى إِذَا ثُوِّبَ بِالصَّلاَةِ أَدْبَرَ، حَتَّى إِذَا قُضِيَ التَّثْوِيبُ أَقْبَلَ، حَتَّى يَخْطُرَ بَيْنَ الْمَرْءِ وَنَفْسِهِ، يَقُولُ اذْكُرْ كَذَا، اذْكُرْ كَذَا، لِمَا لَمْ يَكُنْ يَذْكُرُ؛ حَتَّى يَظَلَّ الرَّجُلُ لاَ يَدْرِي كَمْ صَلَّى

“Apabila adzan dikumandangkan, setan lari terkentut-kentut sehingga ia tidak mendengarkan adzan. Apabila adzan telah selesai, ia (setan) datang mengganggu seorang dalam hatinya. Ketika iqamah dikumandangan ia pun lari lagi sehingga ia datang kembali ketika iqamah telah selesai dikumandangkan. Ia lalu mendekat dan lewat di antara manusia dan hatinya sembari membisikkan, ‘Ingatlah ini dan ingatlah itu,’ suatu hal yang tidak teringat sebelumnya, hingga seorang hamba tidak mengetahui lagi berapa rakaat ia shalat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jadi, adzan adalah bacaan melihat hantu supaya hantu lari tunggang langgang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *